Home / Artikel / Beginilah Cara Kerja Web Hosting pada Website
Beginilah Cara Kerja Web Hosting pada Website

Beginilah Cara Kerja Web Hosting pada Website

Ketika mengakses sebuah website, maka akan terbuka sebuah tampilan yang lengkap dengan segala jenis konten di dalamnya. Hanya dengan mengetikkan alamat URL-nya saja Anda sudah bisa mengakses banyak informasi melalui internet.

Namun apakah Anda penasaran bagaimana cara kerjanya? Nah, sebelum membahas mengenai skemanya, kenali terlebih dahulu dari fungsi domain dan hosting berikut ini.

Perbedaan Domain dan Hosting

Sebuah website tidak bisa muncul begitu saja tanpa adanya domain dan hosting. Keduanya merupakan dua hal berbeda yang paling utama dibutuhkan dalam membangun sebuah website.

Domain bisa dikatakan sebagai sebuah alamat dari web yang akan mengarahkan Anda ke server hosting. Alamat ini digunakan untuk mengakses file situs Anda melalui browser. Bentuknya berupa URL atau tautan seperti www.domainesia.com. Tanpa tautan seperti itu, Anda tidak bisa mengakses sebuah website.

Sedangkan hosting merupakan tempat di mana file website Anda disimpan. Di sinilah semua konten situs Anda berada yang nantinya akan muncul di halaman web jika ada orang yang membuka domainnya. Lain halnya dengan domain yang berbentuk link, hosting berbentuk sebuah server yang berada di dalam data server.

Selain menjadi penyimpan data, hosting juga berfungsi sebagai penyambung domain dengan website dan membuat website tetap online selama 24 jam. Inilah yang membuat website Anda bisa diakses kapan saja.

Cara Kerja Web Hosting pada sebuah Website

Beginilah Cara Kerja Web Hosting pada Website

Secara umum, cara kerja server itu sederhananya seperti berikut ini.

  1. Data web yang diunggah di server hosting akan tersimpan.
  2. Orang mengetikkan nama domain web Anda di browser pencarian seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, dan lain sebagainya.
  3. Browser yang menerima link tersebut akan meminta server mengirimkan data web untuk ditampilkan di halaman browser.
  4. Website muncul dan dapat diakses.

Skema yang dijabarkan di atas hanyalah informasi singkat dan sederhana. Untuk menampilkan sebuah web, dibutuhkan PC, jaringan internet, DNS server, private network, dan web dan database server.

Terdapat dua jalur untuk mengakses website. Yang pertama adalah melalui jalur internet. Dan yang kedua melalui private network. DNS server berfungsi untuk menyimpan nama domain. Misalnya Anda ingin mengakses domain www.Facebook.com. Nama domain tersebut sudah diarahkan untuk mengakses web server tertentu.

Di internet, terdapat banyak sekali web server yang tersedia dari seluruh dunia. Domain tersebutlah yang akan menentukan akan menuju ke web server mana. Oleh karena itu, nama domain harus unik yang sudah diatur oleh sebuah badan internasional bernama Internet Network Information Center (INIC).

Organisasi tersebut terdiri dari beberapa negara, termasuk Indonesia salah satunya yang dinaungi oleh Indonesia Network Information Center (IDNIC). Kedua badan tersebutlah yang memastikan domain web Indonesia berbeda satu sama lain.

Sedangkan untuk DNS server yang berada di private network bisa diatur sendiri. Terdapat dua hal yang harus dilakukan untuk melakukan set up web server.

Pertama, menyewa nama domain dan web hosting. Anda bisa menyewa domain yang terpisah dengan web hosting asalkan bisa mengarahkan dengan benar ke web server yang Anda sewa. Dan yang kedua adalah mengarahkan nama domain ke web server Anda. Selanjutnya adalah penjelasan lebih lengkap mengenai cara sebuah website bekerja.

Cara Sebuah Website Bekerja

Apakah Anda penasaran bagaimana halaman Google muncul ketika Anda hanya mengetikkan www.google.com saja? Dan saat pindah ke alamat lain akan muncul tampilan berbeda. Bagaimana sebuah browser bisa mengetahui apa yang harus ditampilkan? Berikut penjelasan yang akan menjawab semua penasaran Anda.

Ketika Anda mengetikkan sebuah alamat website, browser akan mencari web servernya melalui IP address. Kemudian, domain ini akan diolah oleh server yang memiliki banyak sekali name server di pusat data servernya.

Saat sebuah website sudah ditentukan DNS-nya, maka domain tersebut sudah mewakili sebuah alamat IP yang berisi angka acak sebagai alamat server. Alamat ini bisa berlokasi di mana saja sesuai dengan yang sudah disediakan oleh hosting.

Kemudian, terdapat dua elemen dari website. Pertama adalah file yang digunakan untuk mengelola tampilan. Dan yang kedua adalah database yang digunakan untuk mengakses sistemnya. Jika dianalogikan secara sederhana, file merupakan pekerja koki dan database merupakan bahan-bahan yang akan diolah.

Setelah Anda mengetikkan alamat website di browser, lalu akan diantarkan ke IP tertentu. File yang tersimpan di server mulai bekerja untuk mengelola database dengan algoritma tertentu. Lalu hasil akhir yang berupa sebuah tampilan web akan diantarkan ke browser.

Jika Anda melihat tampilan website, Anda mungkin mengira bahwa filenya tersimpan. Sebenarnya file-file server hanyalah berbentuk kode.

Jadi, itulah cara kerja website pada hosting. Dari mulai user mengetikkan alamat hingga browser menampilkan website. Semoga informasi ini bisa memberikan Anda informasi baru mengenai cara kerja web hosting dalam menampilkan sebuah website.

Check Also

jasa pembuatan website bekasi

Jenis-jenis website dan fungsinya

Jenis- jenis website dan fungsinya Website terdiri dari beberapa jenis dan dikelompokan dari beberapa fungsi. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *